Pertandingan yang akan dihelat di Lapangan Sepak Bola H. Andi Sultan Daeng Radja, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba ini menjadi ujian krusial bagi anak asuh tim pelatih. Pasalnya, pada laga pembuka kontra Lima Jaya FC, Mariorennu United harus berbagi angka setelah bermain imbang 0-0.
Direktur Teknik Mariorennu United, Saiful Alief Subarkah—yang akrab disapa SAS—menegaskan bahwa timnya telah melakukan evaluasi menyeluruh pasca-laga perdana. Menurutnya, pembenahan pada lini depan dan efektivitas serangan menjadi fokus utama dalam sesi latihan sepanjang pekan ini.
"Target kami jelas, yaitu meraih tiga poin untuk menjaga asa melaju ke fase berikutnya. Kami telah membedah kelemahan di pertandingan pertama dan menyiapkan strategi yang jauh lebih matang. Seluruh pemain yang diturunkan nanti adalah mereka yang paling siap secara fisik maupun mental untuk memberikan performa terbaik bagi tim," ujar SAS dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Selasa (2/6/2026).
Lebih lanjut, SAS menaruh optimisme tinggi bahwa timnya akan tampil lebih agresif. Ia berharap dukungan penuh dari masyarakat pecinta sepak bola Bulukumba dapat menjadi suntikan motivasi bagi para pemain untuk mengamankan kemenangan perdana.
Di sisi lain, laga melawan Sahabat FC All Star diprediksi akan berlangsung sengit. Mengingat kedua tim sama-sama mengejar hasil maksimal, intensitas pertandingan di lapangan diperkirakan akan menyajikan tontonan yang menarik bagi publik sepak bola daerah.
Dengan persiapan taktis yang lebih mendalam dan motivasi tinggi, pertandingan Sabtu nanti menjadi momentum pembuktian bagi Mariorennu United. Laga ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan panggung untuk menunjukkan kapasitas Mariorennu United sebagai salah satu tim yang layak diperhitungkan dalam turnamen Exhibition AMIS Putra All Star 2026.

