Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H., Ketua Yayasan M. Tantowi Batubara, S.H., unsur Forkopimcam, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Sinergi Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan Rianto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Asahan, khususnya Satres Narkoba, yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap pembangunan karakter generasi muda melalui jalur keagamaan.
"Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Asahan, kami sangat mengapresiasi berdirinya Rumah Tahfidz Qur’an Amaliyah ini. Ini adalah langkah konkret dalam menciptakan generasi yang Qur’ani, berakhlak mulia, dan religius di wilayah kita," ujar Rianto.
Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran rumah tahfidz ini sangat membantu pemerintah daerah dalam membentengi anak bangsa dari pengaruh negatif, selaras dengan visi misi pembangunan daerah yang unggul dan berkarakter.
Komitmen Pembinaan Karakter
Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, menegaskan bahwa dukungan kepolisian terhadap rumah tahfidz ini merupakan bagian dari upaya preemtif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Dengan memperkuat fondasi agama, diharapkan angka penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja dapat ditekan.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Saya instruksikan kepada seluruh jajaran untuk memberikan dukungan maksimal agar dari tempat ini lahir hafiz dan hafizah terbaik yang membanggakan Kabupaten Asahan," tegas Kapolres.
Apresiasi dari Pihak Yayasan
Ketua Yayasan Rumah Tahfidz Qur'an Amaliyah, M. Tantowi Batubara, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh dari Satres Narkoba Polres Asahan sejak awal perintisan hingga peresmian.
"Dukungan moril maupun materil dari Bapak Kapolres dan jajaran menjadi motivasi besar bagi kami. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut demi mencetak generasi yang mencintai Al-Qur'an," ungkap Tantowi.
Acara ditutup dengan tausiyah singkat dari Al-Ustadz Aswaluddin Rambe yang berpesan agar seluruh elemen masyarakat menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup utama. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan fasilitas belajar di Rumah Tahfidz tersebut.(Gunawan/Red)
