Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Pemerasan yang ‘Dilakukan Oknum Polisi’ Picu Gelombang Protes, Mahasiswa Minta Kapolres Baubau Dicopot

Kamis, 07 Mei 2026 | 19.43 WIB Last Updated 2026-05-07T12:43:26Z

Gambar : Saat mahasiswa lakukan aksi demonstrasi di depan gedung Mabes Polri. (Foto/Ist).


JAKARTA__SIMPULINDONESIA.COM,— Dugaan praktik pemerasan dan manipulasi barang bukti yang menyeret oknum aparat di Polres Baubau kini memantik kemarahan masyarakat. Kamis (07/05/2026).


Pergerakan Mahasiswa Keadilan (PMK) Sulawesi Tenggara turun ke jalan, menuntut pembongkaran total dugaan skandal yang dinilai mencoreng wajah penegakan hukum.


Dalam aksi tersebut, orator Ismail Ode secara terbuka menuding adanya penyalahgunaan wewenang oleh aparat kepolisian. 


Ia menyebut dugaan permintaan uang kepada korban dengan dalih biaya operasional sebagai bentuk pungutan liar yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.


“Ini bukan sekadar pelanggaran etik, ini dugaan kejahatan jabatan! Harus ada sanksi tegas berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH),” tegas Ismail dalam orasinya.


PMK Sultra mendesak Mabes Polri untuk tidak berlindung di balik mekanisme internal, melainkan turun langsung mengusut tuntas dugaan praktik kotor tersebut secara transparan dan terbuka ke publik.


Tak hanya itu, gelombang tekanan juga diarahkan kepada Kapolres Baubau. 


Mahasiswa menilai pimpinan setempat gagal mengawasi anggotanya dan membiarkan kasus berlarut tanpa kejelasan.


“Kapolres Baubau harus dicopot! Ini bukti lemahnya pengawasan dan dugaan pembiaran. Kapolri harus ambil alih agar tidak ada tebang pilih dalam penegakan hukum,” lanjutnya lantang.


PMK Sultra menegaskan, jika tuntutan tersebut diabaikan, mereka siap menggelar aksi lanjutan dengan kekuatan massa yang lebih besar. 


Mereka berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga seluruh pihak yang terlibat diproses secara hukum secara adil, transparan, dan tanpa kompromi.


Sampai berita ini ditayangkan Tim SIMPULINDONESIA.COM masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait.

×
Berita Terbaru Update