Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pembina Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), guru pendamping, serta puluhan peserta yang terdiri atas calon pengurus OSIS dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK).
Dalam sambutannya, Pembina OSIS SMAN 5 Bulukumba, Akbar Tanjung, S.Pd., menegaskan bahwa LDKS merupakan wadah krusial untuk menanamkan jiwa kepemimpinan dan integritas sejak dini, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
"Kepemimpinan bukan soal siapa yang paling kuat atau memegang kekuasaan, melainkan siapa yang paling siap melayani dan bertanggung jawab atas amanah yang diemban," ujar Akbar Tanjung di hadapan para peserta.
Rangkaian LDKS ini dirancang secara komprehensif. Selama beberapa hari ke depan, para peserta akan dibekali materi teori dan simulasi praktik, meliputi:
- Tata Kelola & Manajemen Organisasi: Penyusunan visi-misi, pemahaman tata kelola, dan perencanaan program kerja.
- Pengembangan Karakter & Kedisiplinan: Pembentukan mental kepemimpinan, kedisiplinan, serta integritas moral.
- Keterampilan Interpersonal: Teknik komunikasi efektif, kerja sama tim (teamwork), dan metode pemecahan masalah (problem solving).
Sementara itu, Ketua Panitia LDKS, Asrani, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini melahirkan regenerasi kepengurusan yang solid, berprestasi, dan mampu menjadi teladan bagi seluruh siswa.
"Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata sehingga melahirkan pengurus OSIS dan MPK yang amanah, berkarakter, serta mampu membawa kemajuan bagi SMA Negeri 5 Bulukumba," ungkap Asrani.
Kegiatan LDKS dijadwalkan berlangsung intensif dengan mengombinasikan sesi pembekalan di dalam ruangan serta dinamika kelompok guna menguji ketangkasan dan kepemimpinan para peserta

