Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Berawal dari “One Chance”, JessC Kini Diakui di Panggung Musik Internasional

Kamis, 22 Oktober 2026 | 14.11 WIB Last Updated 2026-10-22T07:11:35Z



SIMPULINDONESIA.com_JAKARTA, Indonesia — 21 Oktober 2026 — Musisi dan penulis lagu multibahasa, JessC, mengukir prestasi penting di panggung musik internasional. Melalui single bertajuk “One Chance”, JessC berhasil memborong tiga nominasi bergengsi di ajang Josie Music Awards ke-12 di Amerika Serikat, sekaligus membawa pulang gelar utama sebagai World Artist of the Year. Pencapaian ini menjadi batu loncatan strategis bagi JessC dalam memperluas jangkauan musiknya secara global sekaligus mempererat hubungan dengan penikmat musik di Indonesia.

Dirilis secara global pada 4 Maret 2026, “One Chance” hadir dengan eksplorasi aransemen pop yang dinamis dan balutan vokal bertenaga. Lagu ini mengangkat tema tentang keteguhan emosional, harapan, dan keberanian untuk memanfaatkan setiap kesempatan dalam hidup tanpa membiarkan keraguan menghalangi impian.

Kekuatan pesan dan musikalitas “One Chance” sukses menarik perhatian panel juri independen di Amerika Serikat. Lagu tersebut diganjar nominasi dalam kategori Lagu Paling Berpengaruh Tahun Ini di Amerika Serikat dan Video Musik Paling Berpengaruh Tahun Ini di Amerika Serikat. Puncaknya, dalam malam penganugerahan yang digelar di Grand Ole Opry House, Nashville, Tennessee, JessC dinobatkan sebagai World Artist of the Year.

Kemenangan tersebut mencatatkan sejarah baru. Dari total 101.791 entri musisi dari lebih dari 40 negara, JessC tercatat sebagai penyanyi keturunan Tionghoa pertama yang memenangkan kategori tersebut sepanjang sejarah penyelenggaraan Josie Music Awards. Prestasi internasional JessC sebelumnya juga telah mendapat liputan khusus dari berbagai publikasi musik dunia, seperti Billboard, Rolling Stone, dan majalah 1883.

Saat mengetahui pencapaian ini, JessC mengaku sangat terharu hingga menitikkan air mata.
“Sejujurnya, sampai sekarang saya masih sedikit sulit mempercayai semua ini. Saya sangat berterima kasih kepada Josie Music Awards atas penghargaan ini. Sebagai musisi yang berasal dari Asia, saya selalu percaya bahwa musik tidak mengenal batas negara, begitu pula cinta dan harapan,” ungkap JessC.

Ia menambahkan bahwa pencapaian ini bukan sekadar miliknya pribadi, melainkan milik semua orang yang terus berani mengejar impian dan berusaha membawa pengaruh positif bagi dunia. JessC juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim produksi, video musik, dan promosi lintas negara di Australia, Amerika Serikat, Taiwan, hingga tim manajemen di berbagai kawasan termasuk Indonesia.

Bagi JessC, Indonesia memiliki posisi yang sangat penting dalam perjalanan kariernya. Jauh sebelum prestasinya di Nashville, ia telah menjalin koneksi dengan pendengar di Indonesia lewat perilisan album berbahasa Indonesia bertajuk Dekati Hubungan tersebut kian solid saat single kolaborasinya bersama penyanyi legendaris Malaysia, Fauziah Latiff, yang berjudul “Tak Terpisah”, berhasil menembus tangga lagu di beberapa stasiun radio terkemuka tanah air.

Kini, momentum kemenangan “One Chance” menjadi titik awal babak baru. JessC tengah merampungkan proses rekaman materi-materi baru dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin. Lagu berbahasa Indonesia yang sedang dipersiapkan diharapkan dapat menjadi jembatan emosional baru yang semakin mendekatkannya dengan publik tanah air

Tentang JessC

JessC adalah penyanyi dan penulis lagu multibahasa yang aktif merilis karya dalam bahasa Mandarin, Inggris, Melayu, dan Indonesia. Dengan reputasi independen yang kuat, JessC mencetak sejarah sebagai musisi keturunan Tionghoa pertama peraih predikat World Artist of the Year di Josie Music Awards, Amerika Serikat. Saat ini, JessC aktif mempersiapkan materi baru lintas bahasa, termasuk lagu berbahasa Indonesia untuk memperluas jangkauan karyanya ke para pendengar di kawasan Asia Tenggara.
(Ysf)
×
Berita Terbaru Update