![]() |
| Gambar: Riswan Rusandy (Ketua Aliansi Pemuda Bersatu ) |
Ketua ASATU, Riswan Rusandy, menegaskan bahwa aparat kepolisian perlu mendalami perkara tersebut secara menyeluruh. Hal ini mencakup pengungkapan motif kejadian, pendataan keterlibatan pihak lain, hingga penindakan tegas terhadap semua pihak yang terbukti bersalah sesuai hukum yang berlaku.
"Penangkapan dua terduga pelaku tidak boleh membuat perkara ini berhenti begitu saja. Kami mendesak Polda Sulsel mengusut kasus ini sampai tuntas dan memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut terungkap," ujar Riswan dalam keterangan resminya.
Menurut Riswan, penanganan kasus ini harus dilakukan secara transparan, profesional, dan objektif demi memberikan kepastian hukum bagi para korban sekaligus mencegah berulangnya aksi kekerasan serupa di masa mendatang.
Jaminan Keamanan Mahasiswa Perantauan
Selain mendesak penuntasan hukum, ASATU turut menyoroti jaminan keamanan bagi para mahasiswa asal Kabupaten Bone yang tengah menempuh pendidikan di Kota Makassar. Riswan menilai, seluruh mahasiswa berhak mendapatkan perlindungan serta rasa aman selama menjalani aktivitas akademik maupun kehidupan sehari-hari di perantauan.
"Mahasiswa Bone datang ke Makassar untuk menuntut ilmu, bukan mencari lawan. Mereka datang dengan harapan bisa belajar, meraih cita-cita, dan membangun masa depan. Oleh karena itu, jangan sampai mereka justru merasa terancam ketika berada di kota tempat mereka menimba ilmu," kata Riswan.
ASATU mendorong Polda Sulsel untuk mengambil langkah konkret dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di lingkungan tempat tinggal serta pusat aktivitas mahasiswa. Penegakan hukum dan upaya preventif dinilai harus berjalan seiring demi menciptakan iklim pendidikan yang kondusif tanpa membedakan latar belakang daerah.
"Harapan kami sederhana: kasus ini diusut sampai tuntas dan mahasiswa Bone yang berada di Makassar mendapatkan jaminan keamanan. Jangan sampai ada lagi mahasiswa yang menjadi korban kekerasan ketika sedang berjuang meraih masa depan," pungkasnya.
Langkah tegas dari kepolisian dinilai sangat krusial, tidak hanya untuk memberikan keadilan bagi korban, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Sulawesi Selatan. (Red-Msi)

