Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Sigap! Mobil Dinas Polsek Bontobahari Evakuasi Korban Tenggelam ke Puskesmas

Rabu, 23 September 2026 | 23.47 WIB Last Updated 2026-09-23T16:47:45Z


SIMPULINDONESIA.com_ BULUKUMBA — Kesigapan personel Polsek Bontobahari dalam merespons laporan masyarakat kembali ditunjukkan secara nyata. Jajaran kepolisian dengan cepat mengevakuasi seorang perempuan paruh baya yang ditemukan terapung di perairan Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, pada Rabu (23/9/2026).

​Korban diketahui bernama Nasara (50), seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Kampung Beru, Kelurahan Tanah Lemo, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba.

​Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 12.10 Wita di perairan Kecamatan Bontobahari, tepatnya di sekitar kawasan galangan pembuatan perahu pinisi. Saat itu, seorang warga setempat tak sengaja melihat korban dalam kondisi terapung di atas air dan mendapati korban masih menunjukkan tanda-tanda bergerak. Temuan tersebut langsung disampaikan kepada warga lainnya yang berada di sekitar lokasi galangan kapal untuk segera meminta bantuan.

​Mendapatkan informasi darurat tersebut, personel Polsek Bontobahari yang dipimpin langsung oleh Waka Polsek Bontobahari, Ipda Muhammad Jusri, S.H., bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 12.50 Wita.

​Setibanya di lokasi, petugas bersama warga bahu-membahu mengevakuasi korban yang saat itu masih berada di dalam air. Guna memastikan keselamatan dan mempercepat penanganan medis, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Bontobahari menggunakan kendaraan dinas patroli Polsek Bontobahari.

​Berkat kecepatan respons dan sinergi antara warga serta aparat kepolisian, nyawa korban berhasil diselamatkan. Setelah mendapatkan penanganan awal di Instalasi Gawat Darurat, kondisi kesehatan korban berangsur-angsur membaik dan kini masih menjalani masa pemulihan serta perawatan medis lanjutan di Puskesmas Bontobahari.

​Berdasarkan keterangan pihak keluarga, keseharian korban adalah pencari kayu yang kemudian diolah menjadi arang untuk dijual demi memenuhi kebutuhan hidup. Pihak keluarga juga mengungkapkan bahwa korban sempat menderita serangan stroke pada Agustus 2026 lalu dan telah mendapatkan perawatan medis. Pasca pemulihan stroke tersebut, korban dilaporkan kerap mengalami pingsan serta memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi).

​Sementara itu, hasil pemeriksaan medis luar yang dilakukan oleh tim dokter Puskesmas Bontobahari menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka fisik pada sekujur tubuh korban.

​Kasi Humas Polres Bulukumba, Iptu Rahmat Kurniawan, menegaskan bahwa penggunaan sarana kendaraan dinas kepolisian tidak hanya terbatas pada pelaksanaan tugas pengamanan rutin, melainkan juga diprioritaskan untuk misi kemanusiaan dan pelayanan darurat kepada masyarakat.

​"Mobil dinas kepolisian tidak hanya digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas operasional, tetapi juga harus dimanfaatkan secara optimal dalam situasi kemanusiaan, termasuk membantu mengevakuasi warga yang membutuhkan pertolongan cepat," ujar Iptu Rahmat Kurniawan.

​Ia juga menambahkan bahwa langkah tanggap darurat ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, terutama dalam situasi mendesak yang menuntut tindakan sigap.

​"Kami sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat yang sigap melaporkan kejadian ini. Kolaborasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian sangat krusial agar setiap kondisi darurat di lapangan dapat segera tertangani dengan tepat," tutupnya.


×
Berita Terbaru Update