Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Serahkan 16,4 Kg Sabu Hasil Operasi Perbatasan ke BNNP Kalbar

Selasa, 29 September 2026 | 06.22 WIB Last Updated 2026-09-28T23:22:09Z


SIMPULINDONESIA.com_ ​PONTIANAK — Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani resmi menyerahkan barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat total 16,402 kilogram kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat.

​Proses penyerahan barang bukti berlangsung di Aula Markas Polisi Militer Kodam (Mapomdam) XII/Tpr, Kota Pontianak, pada Senin (28/9/2026).

​Barang bukti senilai belasan kilogram tersebut merupakan akumulasi dari dua kali pengungkapan kasus penyelundupan jaringan internasional yang berhasil digagalkan jajaran Satgas Pamtas di jalur perbatasan darat RI-Malaysia.

​Prosesi penyerahan dipimpin langsung oleh Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani, Letkol Arm Hanafi Solaeman. Penyerahan dilakukan kepada Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., untuk selanjutnya diserahkan secara simbolis kepada Kepala BNNP Kalbar Brigjen Pol Totok Lisdiarto, S.I.K., S.H., M.H.

​Kronologi Pengungkapan di Dua Titik Berbeda

​Penggagalan penyelundupan barang haram ini dilakukan melalui rangkaian operasi ketat di dua wilayah penugasan sektor perbatasan:

  1. ​Pengungkapan Pertama (21 September 2026): Berlokasi di Desa Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, sekitar pukul 20.58 WIB. Personel Satgas Pamtas Sektor Barat mendeteksi gelagat mencurigakan dan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu seberat 1,93 kilogram yang melintas melalui jalur tikus (jalur tidak resmi). Kendati demikian, terduga pelaku berhasil melarikan diri dan kini dalam pengejaran pihak berwenang.
  2. ​Pengungkapan Kedua (26 September 2026): Berlokasi di Dusun Entungun, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, pukul 14.50 WIB. Berkat sinergi kuat antara personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani dan Satgas Intelijen, petugas berhasil mengamankan 13 paket sabu dengan berat total mencapai 14,472 kilogram.

​Sinergitas Antarlembaga Perkuat Pertahanan Wilayah

​Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani, Letkol Arm Hanafi Solaeman, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari dedikasi prajurit di lapangan, ketatnya pengawasan pos perbatasan, serta soliditas kolaborasi bersama Satgas Intelijen dan instansi terkait.

​"Kami akan terus meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengamanan di setiap jalur perbatasan untuk menutup celah bagi upaya penyelundupan narkotika. Barang bukti hasil pengungkapan ini kami amankan dan serahkan melalui mekanisme resmi agar dapat diproses hukum lebih lanjut oleh instansi berwenang," ujar Letkol Arm Hanafi Solaeman.

​Sementara itu, Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi menekankan bahwa penyerahan barang bukti kepada BNNP Kalbar ini merupakan wujud nyata sinergitas lintas instansi dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

​Dengan dilakukannya penyerahan resmi tersebut, seluruh barang bukti sabu seberat 16,402 kilogram kini sepenuhnya berada di bawah kewenangan BNNP Kalimantan Barat untuk menjalani proses hukum dan tahap pemusnahan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.


×
Berita Terbaru Update