Program kerja ini bertujuan untuk menyediakan informasi geografis dan data spasial yang komprehensif mengenai batas wilayah dusun, jaringan jalan, fasilitas umum, hingga titik-titik lokasi krusial di desa. Kehadiran peta administrasi ini diharapkan mampu menjadi instrumen penting bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam mengenali potensi serta karakteristik wilayah secara lebih mendalam, sekaligus sebagai landasan strategis dalam merumuskan perencanaan pembangunan desa yang berkelanjutan dan tepat sasaran.
Koordinator Desa (Kordes) KKN UINAM Posko 5 Angkatan 79, Muh. Aksa Agung, menjelaskan bahwa pemetaan ini dirancang tidak hanya sekadar untuk menghasilkan dokumen visual berupa peta, tetapi juga sebagai solusi jangka panjang dalam memperkuat database administrasi desa.
"Peta administrasi yang akurat adalah jantung dari perencanaan desa yang efektif. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan Desa Lembanna memiliki acuan spasial yang jelas untuk mengoptimalkan pelayanan publik, mitigasi potensi wilayah, serta mempermudah pemerintah desa dalam mengambil kebijakan pembangunan ke depan," ujar Muh. Aksa Agung.
Keberhasilan program pemetaan administrasi ini tentu tidak lepas dari sinergi yang kuat antara mahasiswa, jajaran pemerintah desa, serta partisipasi aktif warga setempat. Kolaborasi lintas elemen ini mencerminkan semangat gotong royong yang tinggi dalam memajukan Desa Lembanna.
Pihak Pemerintah Desa Lembanna Jamaluddin menyampaikan apresiasi dan menyambut baik inisiatif strategis yang dihadirkan oleh para mahasiswa KKN. Kehadiran peta administrasi baru ini dinilai sangat membantu aparatur desa dalam memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat, khususnya dalam hal kejelasan administrasi wilayah.
Dengan rampungnya kegiatan ini, peta administrasi Desa Lembanna kini siap diserahkan kepada pihak pemerintah desa untuk dimanfaatkan secara optimal sebagai panduan resmi tata ruang dan pembangunan desa ke depan.

