Pertemuan strategis ini dilaksanakan sebagai langkah konkret untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas lembaga antara Polres Bulukumba dan Bawaslu dalam menghadapi berbagai agenda serta tahapan kepemiluan mendatang.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Bulukumba didampingi oleh Kasat Intelkam AKP Baharuddin, S.Pd.I. Sementara itu, pihak Bawaslu Bulukumba dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Bakri Abubakar beserta jajaran pengurus.
Diskusi kedua pimpinan lembaga tersebut berfokus pada pentingnya menjaga kesinambungan kerja sama guna mendukung pelaksanaan tugas pokok masing-masing, khususnya dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta memastikan seluruh tahapan kepemiluan berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
Kapolres Bulukumba, AKBP Stephanus Luckyto Andri Wicaksono, menegaskan komitmen institusinya untuk senantiasa membuka ruang kerja sama yang positif demi mendukung efektivitas pengawasan pemilu serta menjaga kondusivitas daerah.
“Kami siap bekerja sama dalam hal-hal yang positif. Kritik dan saran yang konstruktif tentu sangat kami harapkan untuk bersama-sama memperbaiki dan meningkatkan pelaksanaan tugas masing-masing lembaga,” ujar Kapolres.
Selain itu, Kapolres juga menyoroti pentingnya langkah antisipatif terhadap berbagai potensi kerawanan pada tahapan pemilu modern, termasuk eskalasi penyebaran berita bohong (hoaks) serta penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) yang rentan dimanfaatkan untuk memproduksi narasi disinformasi.
Menurutnya, dinamika teknologi informasi saat ini menuntut kewaspadaan kolektif agar tidak menjadi celah yang memicu keresahan sosial di tengah masyarakat.
“Kita perlu mengantisipasi perkembangan teknologi, termasuk penyebaran hoaks dan penyalahgunaan AI. Karena itu, koordinasi dan komunikasi antarlembaga perlu terus diperkuat,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Kapolres berharap agar Bawaslu Kabupaten Bulukumba dapat terus mengoptimalkan profesionalisme dalam menjalankan wewenang pengawasan sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Bulukumba, Bakri Abubakar, memaparkan sejumlah fokus program strategis kelembagaannya. Beberapa poin utama yang menjadi sorotan meliputi Pengawasan Data Pemilih Berkelanjutan (DPB), penguatan konsolidasi demokrasi, serta pengembangan pengawasan partisipatif berbasis masyarakat.
Bakri menjelaskan bahwa langkah sowan dan koordinasi dini dengan jajaran kepolisian merupakan fondasi krusial untuk menyamakan persepsi dalam mengawal integritas pemilu di daerah.
“Koordinasi seperti ini penting untuk membangun kesamaan pemahaman dan memperkuat sinergi antarlembaga, sehingga masing-masing dapat menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Bakri.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab dan konstruktif ini ditutup dengan kesepakatan bersama untuk terus menjaga jalur komunikasi yang intensif. Kedua belah pihak optimis, melalui soliditas kemitraan antara Polri dan Bawaslu, stabilitas keamanan serta kualitas demokrasi di Kabupaten Bulukumba dapat terus terjaga secara optimal.

