Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Ajang Demokrasi Siswa, UPT SMAN 5 Bulukumba Gelar Debat Terbuka Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS Periode 2026–2027

Kamis, 24 September 2026 | 12.18 WIB Last Updated 2026-09-24T05:18:13Z


SIMPULINDONESIA.com_ BULUKUMBA — Suasana penuh antusias dan semangat demokrasi tampak memenuhi aula UPT SMAN 5 Bulukumba pada Kamis, 24 September 2025. Sebagai kelanjutan dari rangkaian pemilihan pengurus baru yang telah dibuka secara resmi oleh Kepala UPT SMAN 5 Bulukumba, sekolah menggelar tahapan krusial berupa Orasi dan Debat Kandidat Calon Ketua serta Wakil Ketua OSIS Periode 2026–2027.

​Acara yang berlangsung khidmat ini dipandu dengan apik oleh dua master of ceremony (MC) berbakat, yaitu Fauziah Nacita (Kelas XII.1) dan Nur Natasyah (Kelas XII.2).

​Laboratorium Kepemimpinan dan Edukasi Politik Siswa

​Sebelumnya, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala UPT SMAN 5 Bulukumba, Hasan, S.Sos., M.Pd. Dalam arahannya, beliau memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pengurus OSIS dan MPK yang telah menginisiasi kegiatan dengan sangat baik. Beliau berpesan agar ajang pemilihan ini dijadikan sebagai laboratorium kepemimpinan serta wadah belajar berorganisasi yang sehat bagi seluruh peserta didik.

​"Pemilihan OSIS bukan sekadar mencari siapa yang menang atau kalah, melainkan sebuah proses edukasi politik dan demokrasi di lingkungan sekolah. Siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu menjadi teladan, jembatan aspirasi siswa, serta mitra strategis sekolah dalam memajukan prestasi SMAN 5 Bulukumba," tegas Hasan, S.Sos., M.Pd.

 



​Pemilihan tahun ini menghadirkan dua pasangan calon (paslon) kandidat terbaik dari perwakilan kelas sebelas yang siap memaparkan gagasan cemerlang mereka:

  • Pasangan Calon Nomor Urut 1: Annisa Nur Aulia (Kelas XI.G) sebagai Calon Ketua dan Miftahul Jannah (Kelas XI.A) sebagai Calon Wakil Ketua.
  • Pasangan Calon Nomor Urut 2: Nur Fadzila Akbar (Kelas XI.A) sebagai Calon Ketua dan Nurul Iswa (Kelas XI.A) sebagai Calon Wakil Ketua.

​Sebelum acara inti dimulai, hadirin diingatkan untuk mematuhi tata tertib acara, seperti menjaga ketenangan, tidak bertepuk tangan atau bersorak saat calon sedang menjawab, serta menaati sinyal waktu yang telah ditentukan demi menjaga objektivitas jalannya debat.

​Lima Tahapan Debat yang Interaktif

​Ketua Panitia Pemilihan Umum (PPU), Rezki, dalam laporan dan sambutannya menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah agar seluruh warga sekolah dapat mencermati visi, misi, serta program kerja unggulan dari masing-masing kandidat. Selain itu, kegiatan ini melatih kemampuan para calon dalam menyampaikan gagasan dan menjawab pertanyaan secara kritis namun tetap santun.

​"Kami berharap kegiatan ini menjadi wujud nyata pembelajaran demokrasi di lingkungan sekolah, serta membantu rekan-rekan siswa dalam menentukan pilihan secara bijak dan bertanggung jawab. Terima kasih kepada Bapak/Ibu guru, panitia, dan seluruh siswa yang telah mendukung kelancaran acara ini," ujar Rezki.


​Jalannya orasi dan debat dipandu langsung oleh dewan panelis profesional, yakni Ibu Rospida, S.Pd. dan Ibu Nurul Inayah, S.Mat., Gr. Acara inti dibagi menjadi lima tahapan utama yang menguji kapabilitas para kandidat secara komprehensif:

  1. Tahap 1 (Pemaparan Visi & Misi): Masing-masing paslon menyampaikan visi, misi, serta program kerja unggulan yang menjadi arah rencana kerja mereka.
  2. Tahap 2 (Pertanyaan Panelis): Panelis memberikan pertanyaan mendalam terkait gagasan kepemimpinan dengan alokasi waktu jawab 3 menit per paslon.
  3. Tahap 3 (Debat Antar Calon): Sesi saling menanggapi dan menyanggah topik antarpaslon dengan alokasi waktu bicara 3 menit.
  4. Tahap 4 (Saling Tanya Antar Calon): Sesi interaktif di mana kedua paslon saling mengajukan pertanyaan bergantian dan menanggapi argumen lawan secara tajam dan terstruktur.
  5. Tahap 5 (Pertanyaan Audiens): Kesempatan bagi Bapak/Ibu guru serta siswa-siswi untuk bertanya secara langsung kepada para kandidat.

​Melihat antusiasme dan ketajaman adu argumen dari kedua paslon, salah satu dewan panelis, Ibu Rospida, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas mentalitas dan kualitas berpikir para kandidat yang tampil di panggung.

​"Debat ini membuktikan bahwa para kandidat tidak hanya mengandalkan popularitas, tetapi benar-benar memahami substansi kepemimpinan, pemecahan masalah, serta program kerja yang solutif bagi sekolah. Kritis, santun, dan bernas—ini adalah standar kepemimpinan pelajar yang kita harapkan," ungkap Ibu Rospida, S.Pd.


​Berdasarkan data dari Panitia Pemilihan Umum (PPU) Organisasi Intra Sekolah UPT SMAN 5 Bulukumba, tercatat sebanyak 767 siswa dari tiga tingkatan kelas masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Mereka dijadwalkan akan menggunakan hak pilihnya secara langsung dan terbuka.

​Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyimpulan acara serta ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Melalui ajang ini, seluruh siswa diharapkan dapat mengenal lebih dekat kualitas, integritas, dan program kerja dari masing-masing calon sebelum menentukan pilihan pada puncak pemungutan suara yang akan diselenggarakan pada 30 September mendatang.


×
Berita Terbaru Update