Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Sat Narkoba Polres Bulukumba Gencar Sosialisasi Bahaya Narkotika di Kalangan Pelajar

Kamis, 27 Agustus 2026 | 11.44 WIB Last Updated 2026-08-27T04:44:24Z


SIMPULINDONESIA.com_BULUKUMBA — Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Bulukumba terus mengintensifkan langkah preventif guna menekan potensi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di kalangan pelajar. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba yang dihelat di SMP Negeri 5 Bulukumba, Desa Bialo, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Rabu (26/8/2026).

​Mengusung tema “Bersinergi Melawan Narkoba, Selamatkan Generasi Muda Bulukumba”, kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WITA ini disambut antusias oleh civitas akademika. Sebanyak 158 siswa-siswi bersama para dewan guru hadir mengikuti rangkaian acara secara seksama.

​Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kasat Narkoba Polres Bulukumba AKP Salehuddin, S.H., M.H., bersama Kepala Kesbangpol Kabupaten Bulukumba Ahmad Arfan, S.IP., MT., dan Kepala SMP Negeri 5 Bulukumba Hj. Dra. Andi Ratnawati, M.Pd. Turut mendampingi pula Ketua DPC GAN Rosmaniar Raja Mully, Kaur Mintu Sat Narkoba Polres Bulukumba AIPTU Rusli, serta jajaran guru SMP Negeri 5 Bulukumba.

​Dalam sesi pemaparan materi, jajaran Sat Narkoba memberikan edukasi komprehensif kepada para siswa mengenai definisi narkotika, pengenalan berbagai jenis zat adiktif, hingga dampak buruk yang ditimbulkan terhadap masa depan remaja.

​Para pelajar diberikan pemahaman bahwa narkotika merupakan zat atau obat yang dapat memicu perubahan kesadaran, mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri, serta berpotensi besar menimbulkan ketergantungan fisik maupun psikologis. Edukasi juga mencakup pengenalan jenis-jenis zat berbahaya seperti sabu, ganja, tembakau sintetis (gorila), heroin, hingga kokain.

​Tidak hanya aspek hukum, narasumber juga memaparkan secara mendalam mengenai dampak negatif penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan fisik. Di antaranya meliputi kerusakan fungsi otak dan sistem saraf pusat, gangguan kardiovaskular, penurunan fungsi organ vital seperti hati dan ginjal, hingga merosotnya sistem kekebalan tubuh.

​Dari sisi psikologis, siswa diingatkan akan risiko mengalami depresi berat, gangguan kecemasan akut, halusinasi, psikosis, hingga ketergantungan kronis yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda.

​“Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Para pelajar harus mampu mengenali bahaya narkotika, berani menolak segala bentuk ajakan untuk mencoba, serta selektif dalam memilih lingkungan pergaulan yang positif,” tegas Kasat Narkoba Polres Bulukumba, AKP Salehuddin, S.H., M.H., saat memberikan arahan.

​Ia juga menekankan pentingnya peran aktif keluarga dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan anak. Penguatan fondasi pendidikan agama dan karakter dinilai sebagai benteng pertahanan utama agar anak terhindar dari ancaman lingkaran hitam narkotika.

​Guna menciptakan suasana yang komunikatif dan mudah dicerna oleh kalangan remaja, penyampaian materi diselingi dengan penayangan visual berupa gambar dan video edukatif mengenai bahaya serta dampak nyata penyalahgunaan narkoba.

​Suasana semakin cair pada sesi tanya jawab. Sejumlah siswa SMP Negeri 5 Bulukumba tampak aktif mengacungkan tangan untuk mengajukan pertanyaan seputar langkah preventif dan cara mengenali modus operandi peredaran narkotika di lingkungan sekitar.

​Melalui program penyuluhan ini, pihak kepolisian berharap kesadaran kolektif pelajar dapat terbangun sejak dini. Dengan demikian, para siswa memiliki keberanian mental untuk menjauhi serta menolak segala bentuk bujukan penyalahgunaan narkotika, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

​“Generasi muda adalah aset dan estafet kepemimpinan bangsa di masa depan. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama bersinergi melawan narkoba demi menyelamatkan generasi muda Bulukumba,” pungkas AKP Salehuddin.


×
Berita Terbaru Update