Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

SAS Ucapkan Selamat kepada Muhammad Hasrul Hasan, Dorong KPI Kawal Penyiaran di Era Digital

Rabu, 19 Agustus 2026 | 15.43 WIB Last Updated 2026-08-19T08:43:58Z


SIMPULINDONESIA.com_ BULUKUMBA,- Ketua Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FRPMI) Kabupaten Bulukumba, Saiful Alief Subarkah (SAS), menyampaikan ucapan selamat kepada Muhammad Hasrul Hasan atas terpilihnya sebagai Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat periode 2026–2030.

​Pernyataan tersebut disampaikan SAS melalui keterangan resminya di Bulukumba pada Rabu, 19 Agustus 2026. Ia menilai kepemimpinan baru ini membawa angin segar sekaligus harapan besar bagi penguatan tata kelola penyiaran nasional di tengah dinamika lanskap media digital yang bergerak sangat cepat.

​Dalam pandangannya, tantangan KPI ke depan semakin kompleks. Lembaga pengawas penyiaran ini tidak hanya dihadapkan pada persoalan media konvensional, tetapi juga dituntut sigap membaca pergeseran teknologi, perubahan perilaku konsumsi informasi publik, serta derasnya arus konten berbasis digital.

"Kami menyampaikan selamat kepada Muhammad Hasrul Hasan atas terpilihnya sebagai Ketua KPI Pusat periode 2026–2030. Kami berharap kepemimpinan beliau mampu memperkuat tata kelola penyiaran sekaligus memastikan regulasi tetap relevan di tengah akselerasi digitalisasi," ujar SAS.


​Menurutnya, konvergensi media yang semakin menipiskan batas antara penyiaran televisi/radio konvensional dengan platform digital memerlukan respons regulasi yang adaptif dan tidak gagap zaman. Penguatan kualitas isi siaran, proteksi masyarakat dari paparan konten negatif, serta kepastian arah kebijakan penyiaran menjadi prioritas mendesak.

​Selain itu, SAS mendorong agar kepemimpinan baru KPI Pusat mampu memperluas ruang sinergi dan komunikasi strategis dengan insan pers, pimpinan media massa, serta para pelaku industri penyiaran di berbagai daerah. Ia menekankan pentingnya keberpihakan terhadap eksistensi media lokal agar tetap menjadi bagian dari ekosistem informasi nasional yang sehat dan beragam.

"Era digital menuntut KPI tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga sebagai institusi yang mampu memahami perubahan ekosistem media secara komprehensif. Regulasi harus hadir untuk melindungi kepentingan publik tanpa menghambat ruang inovasi," tegasnya.

​Mengakhiri keterangannya, SAS kembali mendoakan agar amanah baru ini dapat dijalankan dengan penuh integritas, keberanian, serta independensi yang tinggi demi kemajuan penyiaran Indonesia.

"Sekali lagi, selamat kepada Muhammad Hasrul Hasan. Semoga senantiasa amanah dan membawa KPI semakin kuat dalam mengawal masa depan penyiaran tanah air," pungkasnya.


×
Berita Terbaru Update