Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Wujudkan MPLS Ramah: Polsek Kajang Perkuat Sinergi Edukasi Anti-Kekerasan di SMA 5 Bulukumba

Rabu, 15 Juli 2026 | 11.10 WIB Last Updated 2026-07-15T04:10:20Z


SIMPULINDONESIA.com_ BULUKUMBA,-  Sinergi antara institusi pendidikan dan aparat penegak hukum kembali diperkuat dalam menyambut tahun ajaran baru. Pada Rabu (15/07/2026), Kepolisian Sektor (Polsek) Kajang hadir memenuhi undangan sebagai narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA 5 Bulukumba.

​Kegiatan yang mengusung tema "MPLS RAMAH: Hari Baru, Aman, dan Nyaman di Sekolah" ini menjadi momentum krusial dalam membentuk fondasi karakter siswa baru yang berintegritas dan sadar hukum.

​Kapolsek Kajang, Iptu A. Umar Nur, S.Pd., hadir memimpin langsung tim yang terdiri dari Kanit Binmas Aiptu H. Abd. Karim, S.Pd., Kanit Patroli Aiptu Agus, serta anggota Intelkam Bripda M. Fadel Pratama. Kedatangan jajaran kepolisian ini disambut hangat oleh pihak sekolah dan ratusan siswa baru yang antusias.

​Dalam paparannya di hadapan ratusan siswa, Iptu A. Umar Nur menekankan pentingnya menciptakan ekosistem pendidikan yang bebas dari segala bentuk ancaman dan tekanan. Beliau memberikan arahan strategis terkait mitigasi kekerasan serta bahaya radikalisme.

​"Sekolah adalah rumah kedua bagi kalian. Kami hadir untuk memastikan bahwa tidak ada ruang bagi tindakan kekerasan maupun paham intoleransi di lingkungan sekolah ini. Jadilah generasi yang kritis namun santun, yang menghargai perbedaan, dan mampu menjadi pelopor perdamaian. Keamanan lingkungan sekolah adalah tanggung jawab kolektif, dimulai dari sikap saling menghargai antar sesama siswa," tegas Kapolsek Kajang.

​Lebih lanjut, Iptu A. Umar Nur menyoroti fenomena bullying atau perundungan yang menjadi ancaman serius bagi mentalitas pelajar. Ia memberikan peringatan tegas bahwa tindakan perundungan, baik secara fisik maupun verbal, tidak akan ditoleransi dan memiliki implikasi hukum yang serius.

​Selain isu kekerasan, bahaya penyalahgunaan narkotika turut menjadi fokus utama edukasi. Kapolsek menegaskan bahwa narkoba adalah musuh nyata yang dapat memutus mata rantai cita-cita generasi muda.

​"Narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga masa depan. Sekali mencoba, kalian menggadaikan potensi diri sendiri. Gunakan masa muda ini untuk menorehkan prestasi, bukan untuk terjebak dalam lingkaran zat adiktif yang menghancurkan," imbuhnya.

​Sesi Dialog Interaktif yang Dinamis

​Kegiatan yang dipandu oleh perwakilan guru selaku Master of Ceremonial (MC) ini berjalan semakin hidup saat memasuki sesi tanya jawab. Kapolsek Kajang membuka ruang diskusi dua arah yang dinamis, memberikan kesempatan bagi siswa untuk menyampaikan keresahan maupun rasa ingin tahu terkait isu keamanan remaja.

​Para siswa terlihat aktif mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari sangsi hukum bagi pelaku dibawah umur serta langkah preventif menghadapi konflik antar-teman hingga prosedur pelaporan jika ditemukan indikasi perundungan di lingkungan sekolah. Iptu A. Umar Nur menanggapi setiap pertanyaan dengan lugas, edukatif, dan humanis.

​Melalui sesi interaktif ini, citra kepolisian sebagai mitra pendamping yang siap melindungi dan mengayomi generasi muda semakin menguat. Sesi ini menjadi puncak dari rangkaian edukasi yang berhasil mencairkan suasana dan menumbuhkan rasa percaya diri siswa untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif.

​Sinergi ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi siswa baru SMA 5 Bulukumba untuk memulai perjalanan akademik mereka dengan semangat belajar yang aman, nyaman, dan terbebas dari perilaku negatif. (Red-Msi)


×
Berita Terbaru Update