Mengusung tema “Transformasi Guru Muhammadiyah Melalui Penguatan Ideologi, Kepemimpinan dan Inovasi Kependidikan”, kegiatan tersebut diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan dari berbagai sekolah dan madrasah Muhammadiyah di Kabupaten Bulukumba.
Selama pelaksanaan Baitul Arqam, para peserta memperoleh penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, kepemimpinan, pengembangan karakter, transformasi pendidikan, serta inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan dunia pendidikan saat ini.
Ketua Panitia Pelaksana, H. Muh. Aris menyampaikan bahwa Baitul Arqam merupakan bagian dari proses kaderisasi Muhammadiyah yang bertujuan membentuk pendidik yang memiliki integritas, wawasan keislaman, dan komitmen kuat terhadap pengembangan pendidikan Muhammadiyah.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para guru dan tenaga kependidikan mampu menjalankan perannya sebagai pendidik sekaligus agen perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani PDM Bulukumba, Sufriadi, menegaskan bahwa Baitul Arqam bukan sekadar kegiatan pelatihan, melainkan proses pembentukan karakter dan penguatan ideologi bagi kader-kader Muhammadiyah di bidang pendidikan.
Menurutnya, guru Muhammadiyah dituntut tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang baik, tetapi juga menjadi teladan dalam akhlak, kepemimpinan, serta mampu menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran.
“Baitul Arqam menjadi momentum penting untuk memperkuat ideologi, integritas, dan komitmen guru Muhammadiyah. Kami berharap lahir transformasi nyata pada diri para pendidik sehingga mampu membawa sekolah dan madrasah Muhammadiyah semakin unggul dan berkemajuan,” ungkapnya.
Penutupan kegiatan ditandai dengan berakhirnya seluruh rangkaian materi, diskusi, pembinaan karakter, dan penguatan kepemimpinan yang menghadirkan sejumlah narasumber dari lingkungan Muhammadiyah.
Usai penutupan, Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF Amran menyampaikan terimakasih kepada seluruh sponsor selama kegiatan baitul arqam berlangsung.
"Terimakasih banyak kepada seluruh sponsor termasuk BPVP atas seluruh fasilitas yang telah dipersembahkan kepada kami," kata Amran yang juga Ketua Pemuda Muhammadiyah Bulukumba.
Dengan berakhirnya Baitul Arqam tahun 2026 ini, Amran menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia pendidikan. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan guru-guru Muhammadiyah yang berkarakter, visioner, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dan gerakan Muhammadiyah dalam mewujudkan pendidikan yang unggul dan berkemajuan.



