Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Iklan

Lautan Hitam Memadati Kajang, Ribuan Warga Antusias Saksikan Ritual Adat di Festival Pinisi 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10.54 WIB Last Updated 2026-10-15T03:54:37Z


SIMPULINDONESIA.com_ BULUKUMBA,— Perhelatan tahunan Festival Pinisi Kabupaten Bulukumba kembali resmi bergulir sejak 14 hingga 17 Oktober 2026. Festival kebanggaan masyarakat Bulukumba yang konsisten masuk dalam kalender event pariwisata ini menyajikan ragam atraksi budaya dan kearifan lokal yang memikat perhatian publik.

​Salah satu pusat kegiatan utama dipusatkan di wilayah Adat Kajang, tepatnya di Lapangan Kalimporo, Desa Tambangan, Kecamatan Kajang, Kamis (15/10/2026).

​Pantauan di lokasi, ribuan warga memadati area kegiatan dengan mengenakan busana khas adat Kajang berwarna hitam murni. Kehadiran masyarakat bersatu padu dalam kesakralan tradisi untuk menyaksikan serangkaian ritual dan pertunjukan budaya yang langka disaksikan publik secara terbuka.

​Rangkaian acara diawali dengan prosesi penyambutan Angngaru Kajang, dilanjutkan dengan penampilan tarian sakral Pabitte Passapu—yang dibawakan langsung oleh tetua adat (orang-orang tua Kajang). Tradisi Pabitte Passapu yang menampilkan atraksi saling menyilangkan passapu (ikat kepala khas Kajang) sembari memegang ayam aduan menjadi salah satu penampilan paling menyedot perhatian warga dan fotografer.

​Tak hanya itu, pengunjung juga disuguhkan serangkaian ritual sakral dan kesenian tradisional daerah setempat, di antaranya Andingingi (ritual pendinginan alam dan jiwa), Tunu Panroli, alunan musik bambu Pa Basing, pertunjukan Kelong Jaga, hingga demonstrasi langsung proses pengerjaan kain tenun sarung asli Kajang dan bazar kuliner kue tradisional khas Kajang.

​Pelaksanaan kegiatan di Kajang ini menegaskan komitmen Kabupaten Bulukumba dalam menjaga warisan leluhur serta memperkuat daya tarik wisata budaya di tingkat nasional maupun internasional.

​Rangkaian perhelatan Festival Pinisi 2026 dipastikan masih akan berlangsung meriah dengan berbagai agenda kebudayaan dan bahari lainnya hingga penutupan pada 17 Oktober mendatang. ***


×
Berita Terbaru Update