Kegiatan penyuluhan ini menyasar para siswa-siswi tingkat sekolah dasar dengan tujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai bahaya perundungan, baik secara verbal, fisik, maupun psikologis, yang kerap terjadi di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari.
Tujuan Mulia di Balik Gerakan Anti Bullying
Dalam pemaparannya, Koordinator Desa (Kordes) Posko 04 KKN UIN Alauddin Makassar, Muhammad Alhamdy Arzyl Aswan, menjelaskan secara mendalam mengenai esensi dan tujuan utama dari pelaksanaan program kerja ini. Menurutnya, pencegahan perundungan harus dimulai dari akar rumput, yakni dengan menanamkan nilai-nilai empati, saling menghargai, dan persahabatan di bangku sekolah dasar.
"Tujuan utama dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk membangun kesadaran sejak dini kepada anak-anak kita di SDN 337 Mallombong bahwa perundungan atau bullying dalam bentuk apa pun bukanlah hal yang wajar atau sekadar candaan. Kami ingin menanamkan pemahaman agar mereka saling menghormati antarteman, berani menolak tindakan intimidasi, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi proses belajar mengajar," ungkap Muhammad Alhamdy Arzyl Aswan di hadapan para siswa dan guru.
Ia juga berharap melalui edukasi interaktif ini, mental dan karakter anak-anak dapat terbangun lebih positif, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus memiliki kecerdasan emosional yang baik.
Respon Positif Pihak Sekolah dan Antusiasme Tinggi Siswa
Pelaksanaan kegiatan ini mendapat sambutan hangat serta apresiasi yang luar biasa dari pihak sekolah. Kepala sekolah, para dewan guru, serta staf SDN 337 Mallombong menilai materi yang dibawakan oleh mahasiswa KKN sangat relevan dan sangat dibutuhkan dalam membentengi karakter peserta didik di era modern saat ini.
Pihak sekolah menyampaikan rasa terima kasih kepada posko 04 yang telah memilih SDN 337 Mallombong sebagai lokasi pengabdian dan edukasi hukum serta sosial yang sangat edukatif ini. Mereka berharap kolaborasi positif antara dunia pendidikan dan mahasiswa KKN dapat terus terjalin.
Kehangatan acara semakin terasa tatkala para siswa-siswi menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi selama sesi pemaparan materi dan tanya jawab. Dengan metode penyampaian yang komunikatif, ceria, dan diselingi permainan edukatif oleh mahasiswa KKN, anak-anak terlihat aktif berpartisipasi, menjawab pertanyaan, serta menceritakan pengalaman positif mengenai pentingnya memiliki banyak teman tanpa harus saling menyakiti.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Posko 04 Desa Bontorannu berharap pesan moral tentang pentingnya menghentikan bullying dapat tertanam kuat di hati setiap siswa, menjadikan SDN 337 Mallombong sebagai sekolah ramah anak yang inspiratif.

