SIMPULINDONESIA.com_BULUKUMBA — Sebanyak 30 masjid di wilayah Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, terdata melaksanakan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (GEBER MAS) pada Senin, 10 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung serentak tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional yang dicanangkan Kementerian Agama Republik Indonesia dalam rangka mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebersihan, kenyamanan, dan kemakmuran masjid.
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bontobahari, H. Muh. Ansar Mahdy, melaporkan bahwa hingga pukul 11.30 WITA, terdapat 30 masjid yang telah terdata mengikuti dan melaksanakan GEBER MAS di wilayah Kecamatan Bontobahari.
Menurut H. Muh. Ansar Mahdy, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi berbagai pihak, khususnya para pengurus masjid, jamaah, simpatisan, serta masyarakat yang turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Atas nama KUA Kecamatan Bontobahari, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya para pengurus masjid, jamaah, simpatisan, termasuk pengelola musala yang berada di wilayah Kecamatan Bontobahari, atas partisipasi dan kerja samanya dalam menyukseskan Gerakan Bersih-Bersih Masjid,” ungkapnya.
Ia menilai antusiasme masyarakat dalam mengikuti GEBER MAS menjadi gambaran bahwa semangat menjaga kebersihan rumah ibadah masih sangat kuat di tengah masyarakat.
H. Muh. Ansar Mahdy juga berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus dipelihara dan tidak berhenti setelah pelaksanaan GEBER MAS. Menurutnya, kebersihan masjid merupakan bagian penting dalam menciptakan suasana ibadah yang nyaman sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
GEBER MAS Hadirkan Semangat Kebersamaan Menjelang Kemerdekaan
Sementara itu, Pirmansyah, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bontobahari, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh masjid yang telah berpartisipasi dalam program GEBER MAS.
Ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan gerakan tersebut menghadirkan nuansa tersendiri, terlebih kegiatan berlangsung menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
“Gerakan Bersih-Bersih Masjid ini memiliki nuansa tersendiri, apalagi dilaksanakan menjelang 17 Agustus. Ini menjadi harapan baru dan semangat baru bagi kita semua,” ujar Pirmansyah.
Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan masjid dapat dimaknai sebagai salah satu bentuk kecintaan terhadap negara dan bangsa. Semangat kebersihan, gotong royong, dan kepedulian yang ditunjukkan masyarakat merupakan nilai-nilai yang sejalan dengan semangat kebangsaan.
“Sebagai bangsa yang besar, sebagai bangsa yang merdeka, tentu cita-cita bangsa akan lebih mudah tercapai jika dilakukan secara kolaborasi dan koordinasi. Karena itu, kegiatan seperti ini perlu terus kita hidupkan bersama,” lanjutnya.
Pirmansyah menambahkan bahwa GEBER MAS tidak sekadar menjadi kegiatan membersihkan lingkungan masjid, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara KUA, penyuluh agama, pengurus masjid, jamaah, dan masyarakat.
Penyuluh Agama Turut Terlibat di Lapangan
Apresiasi serupa disampaikan Abdul Halim Amsur, Penyuluh Agama Islam, yang turut terlibat langsung dalam pelaksanaan GEBER MAS. Di sela-sela tugasnya di Masjid Pinisi Al-Mutahabbun, Abdul Halim menyampaikan terima kasih kepada pimpinan KUA atas arahan, dukungan, dan support yang diberikan sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik.
“Terima kasih kepada pimpinan atas arahan dan support yang diberikan. Alhamdulillah, kegiatan dapat berjalan dengan baik dan mendapat sambutan positif dari sejumlah pihak,” ujarnya.
Ia menyebut keterlibatan langsung para penyuluh agama di lapangan menjadi bagian dari upaya mendukung program Kementerian Agama sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Pelaksanaan GEBER MAS di Kecamatan Bontobahari juga menunjukkan adanya kolaborasi antara unsur KUA, penyuluh agama, pengurus masjid, jamaah, dan masyarakat. Masing-masing mengambil peran dalam memastikan lingkungan masjid menjadi lebih bersih, tertata, dan nyaman digunakan untuk beribadah.
Momentum Memakmurkan Masjid
GEBER MAS di Kecamatan Bontobahari diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat menjadi momentum untuk membangun budaya bersih dan semangat gotong royong secara berkelanjutan di lingkungan masjid.
KUA Kecamatan Bontobahari melalui jajaran penyuluh agama akan terus mendorong pengurus dan jamaah masjid untuk menjaga kebersihan serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan rumah ibadah.
Dengan terdata sebanyak 30 masjid hingga pukul 11.30 WITA pada Senin, 10 Agustus 2026, pelaksanaan GEBER MAS di Kecamatan Bontobahari menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi Kementerian Agama bersama masyarakat dalam menghadirkan masjid yang bersih, nyaman, dan semakin hidup dengan berbagai aktivitas keagamaan.
Semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan, kepedulian, dan kecintaan terhadap bangsa dan negara.


