Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Pengawasan Keamanan Pangan, Brigjen Pol Hermawan, S.I.K., M.M., bersama Tim Satgas Saber Pangan Kabupaten Bulukumba. Kehadiran tim pusat ini bertujuan untuk memperkuat pengawasan di tingkat daerah pasca-hari raya.
Sinergi Lintas Instansi
Dalam kunjungan tersebut, Brigjen Pol Hermawan didampingi oleh:
- Umy Asyiatun Khadijah (Ketua DPRD Bulukumba)
- Iptu Muhammad Ali, S.Sos. (Kasat Reskrim Polres Bulukumba)
- Perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, serta Dinas PTSP.
- Pihak Bulog dan Kontributor SP2KP.
Tim gabungan melakukan dialog langsung dengan para pedagang guna mengecek fluktuasi harga komoditas utama seperti beras, cabai, ayam potong, minyak goreng, gula, dan telur.
Temuan Lapangan: Harga Stabil, Cabai dan Ayam Jadi Catatan
Brigjen Pol Hermawan menyampaikan bahwa secara umum, harga kebutuhan pokok di Bulukumba masih berada dalam batas normal pasca-Lebaran.
“Alhamdulillah, hasil pemantauan menunjukkan harga pangan secara keseluruhan relatif stabil,” ungkapnya.
Namun, ia mencatat adanya kenaikan harga pada komoditas cabai dan ayam potong. Satgas berkomitmen untuk menelusuri rantai distribusi guna mengidentifikasi penyebab kenaikan tersebut.
“Kami akan melakukan pendalaman mulai dari tingkat produsen, broker (tengkulak), hingga pedagang eceran. Kami ingin memastikan di titik mana lonjakan harga ini terjadi,” jelas Hermawan.
Ketegasan Sanksi bagi Pelanggar
Satgas Saber Pangan tidak segan memberikan sanksi tegas bagi oknum yang terbukti melakukan praktik perdagangan tidak sehat atau memainkan harga secara tidak wajar.
- Pedagang Berizin: Pencabutan izin usaha jika terbukti melanggar.
- Pedagang Tanpa Izin: Pelarangan aktivitas berdagang hingga memenuhi ketentuan.
- Unsur Pidana: Akan diproses secara hukum oleh pihak kepolisian.
“Distributor atau broker juga kami peringatkan. Jangan mencoba memainkan harga dalam rantai distribusi. Sanksi administratif hingga penutupan usaha menanti jika ditemukan pelanggaran,” tegasnya.
Imbauan untuk Masyarakat
Menutup kunjungannya, Brigjen Pol Hermawan meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terjebak dalam perilaku belanja berlebihan (panic buying).
“Stok pangan kita tersedia dan mencukupi. Kami mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan,” tutupnya.
